Pengajian SALAM 2018 bersama Ust. Adi Hidayat, Lc.

http://event.forkom-jerman.org/daftar#

http://event.forkom-jerman.org/daftar#

SALAM-Silaturrahim Masyarakat Muslim Indonesia se-Jerman

Para Perindu Taman Surga,

Nantikan indahnya ukhuwah dan tebaran ilmu pada acara SALAM ini yang insyaAllah akan diisi oleh Ust. Adi Hidayat, Lc. pada tanggal 5-6. Mei 2018 di kota München.

Pembukaan Pendaftaran dimulai pada Selasa, 27 Maret 2018 pukul 15:00 CET

Tempat Terbatas –> menyesuaikan dengan luas tempat acara.

bagi yang ingin mendaftar silahkan masuk ke Link dibawah ini:
http://event.forkom-jerman.org/daftar

CP: (Ikhwan) -> Isnani Pramusinto: +49 162 3264573 & (Akhwat) -> Fauziah: +49 1577 4279903

Semoga Allah SWT meringankan langkah kaki kita dalam menghadiri majelis ilmu.

dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim, no. 2699).

 

Pengajian Pekanan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Marilah kita mengikuti siraman rohani dan mempererat tali silaturrahmi kita semua dalam pengajian PM3 Muenchen yang kesembilan di tahun 2017, yang akan hadir inshaAllah pada hari Minggu, tanggal 26.03.2017 dengan agenda sebagai berikut:

Agenda:

10.00 – 11.00: Qiraati
11.00 – 12.30: Majelis Ta’lim oleh pemateri
12.30 – 13.00: Sholat Dhuhur Berjamaah.
13.00 – 13.45: Makan siang bersama.
13.45 – 14:00: Selesai gotong royong bersih-bersih cuci-cuci berjamaah
14:00             : Pulang 🙂

Demikian.
Wassalamualaikum wr.wb

Pesantren Kilat PM3 Indonesia

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pesantren Kilat PM3 Munchen kembali lagi!

Tema untuk tahun ini adalah :
“ISLAM DAN SEJARAH”

Agenda ini dipersembahkan oleh Pengajian Masyarakat Muslim Munchen (PM3) Indonesia. Adapaun detail acara sebagai berikut :

• Waktu : 7-8 April 2018 (2 hari 1 malam)
• Tempat : Machtlfingerstr. 10 Munchen
• Acara : Materi, Ibadah Bersama, Permainan, Pentas Seni, Olahraga, dsb.
• Registrasi : Untuk registrasi bisa melalui link berikut : https://goo.gl/forms/M6leJ7Tt4gv2PTc93
(terakhir tanggal 31 Maret 2018)
• Fasilitas : Tempat tidur (mohon membawa sleeping bag masing-masing) dan makan 3 kali.

Untuk pertanyaan bisa ditanyakan ke kontak person yang ada dalam poster.
Terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Membina keluarga Qur’ani di Bulan Romadhon

Ramadan hari ke-9
Penceramah: Ustadz Djalaluddin Asy-Syatibi

Padahal baru hari ke 9, tapi badan sudah mulai terasa lemas dan rasa kantuk sudah mulai terakumulasi, jadi hari ini ana datang telat hahaha.. maka tdk banyak yang ana catat hari ini..

Suami Istri itu bagaikan Pakaian yang berfungsi:
1. Menutup Aurat (aurat disini juga berarti kekurangan kita, seperti aib)
2. Menghangatkan kita
3. Mendinginkan kita
4. Perhiasan à yang mana dengan pasangan, membuat akhlak kita lebih baik, makin cantik

Janji Allah S7:96 dan S65:2&3
Ancaman Allah S64:14
Nikmat Allah S14:34

Tipe2 Keluarga:
1. Tipe Abu Lahab -> Suami dan Istri masuk neraka
2. Tipe Nabi Lud dan Nuh -> Suami masuk Syurga dan Istri (Keluarga) Neraka
3. Tipe Firaun -> Suami masuk Neraka dan Istrinya Aisyah masuk Syurga
4. Tipe Rasulullah dan Nabi Ibrahim -> Ar-Rum 21 Semuanya masuk Syurga.

yang harus ditafakuri supaya selamat (dlm berkeluarga): Ayat Allah, Janji Allah, Ancaman Allah, Nikmat Allah dan kekurangan diri sendiri

Surat Luqman bagus utk merawat Anak
Metode Dakwah (kepada pasangan) ada 3 Jenis:
1. Intelektual
2. Kultural
3 Struktural

Wallahu’alam Bishawab

Khauf & Roja’ kepada Allah SWT

Ramadan hari ke-8
Penceramah: Ustadz Djalaluddin Asy-Syatibi

Khauf atau takut kepada Allah dibagi jadi 4:
1. Takut pada SiksaNya
2. Takut pada Dosa tidak diampuni
3. Takut pada Amal tidak diterima
4. Takut pada Mati tidak Syahid atau tidak Khusnul Khotimah atau Mati Su’ul Khotimah

1. Takut pada SiksaNya
dengan menjauhi dan menjauhkan Maksiat (Amar Ma’ruf Nahi Munkar), cara kita menjauhi Maksiat dengan cara dari yang terbesar hingga terkecil atau ketidak gunaan atau (Makruh dan Mubah). Mulai dari Dosa Terbesar (Akbaru Khabair) seperti Musyrik, Nifaq i’tiqodi dst., lalu kita jauhi Dosa Besar (Khabair) seperti Mencuri, Membunuh, Berbohong, tdk bertawakal, pemarah, tidak ikhlas (musyrik kecil) dll, setelah itu kita jauhi Dosa Kecil (Shogoir) seperti melihat Aurat, lalu kita jauhi yg makhuh lalu yang Mubah.

2. Takut pada Dosa tidak diampuni
Taubat, Istighfar dan Amal Sholih. Istighfar dan Amal Sholih hanya bisa memaafkan dosa besar kebawah, tapi dosa terbesar hanya bisa dimaafkan dengan Taubat.

3. Takut pada Amal tidak diterima
S67:2 (Tidak boleh berhenti belajar)

4. Takut pada Mati tidak Syahid atau tidak Khusnul Khotimah atau Mati Su’ul Khotimah
cara menghalaunya dengan Jihad dan Muhajadah à S29:69
Jihad itu Tantangan dari Luar sedang Muhajadah itu tantangan dari dalam
lalu dengan cara bergaul dengan orang Sholeh

Roja‘ atau Mengharap Rahmat Allah.
didalam Al-Quran Asmaul Husna paling banyak adalah Arrohim, yang paling penting saat sudah Ujian jangan kita nilai sendiri. dan berhati2 akan Dosa kecil yang bisa jadi besar karena: (menurut Imam Abd al-Aziz ibn Baz) dilaksanakan terus menerus, meyepelekan, gembira melakukannya, dilakukan oleh orang berilmu dan menjadi contoh orang lain (orang yang terkenal)

Khauf dan Roja‘ harus seimbang selalu ditingkatkan.

Wallahu’alam Bishawab

Bahaya Riya dan Nifaq

Ramadan hari ke-7
Penceramah: Ustadz Djalaluddin Asy-Syatibi

وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً ۖ نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ

An-Nahl 66: Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.

Riya dari Roa yang berarti ingin dilihat oleh selain Allah.
Untuk menghindarinya yang paling penting hati kecil dibimbing untuk selalu ikhlas.
Riya lawan dari Ikhlas yang berarti Murni seperti Susu (Surat An-Nahl ayat 66) walau diantara tahi dan darah tapi masih tetap bersih.

(Bahaya Riya) atau mamfaat Ikhlas:
1. (tidak) Diterima Amalnya
2. (tidak) Bisa Sabar
3. (tidak) Bisa Tawakal
4. (tidak) Bisa Syukur
5. (tidak) Bisa Qona’ah

Bahaya Nifaq
Nifaq berarti dimulut lain dan lain dihati, orang yang nifaq adalah orang Munafik.

Nifaq dibagi dua:
1. Nifaq Amali yaitu Gejala Munafik dan belum Kafir, tipikal orangnya apabila bicara berbohong, apabila Janji Ingkar, apabila Amanah Khianat, apabila bersaing (berdagang) curang.

2. Nifaq I’tiqodi yaitu Orang Kafir orang ini adalah orang yang munafiq pada keyakinan (S2:8) Orang Munafik (yg ini) tempatnya dikerak Neraka.
Nifaq I’tiqodi ini dibagi menjadi 5 Tipe:
2.1. Membohongkan Rosul (Sunah Rosul dibohongi).
untuk Menyikapi perbedaan pendapat, ambil pendapat terbanyak dari Umat Rasulullah atau Jumhur Ulama lebih tepatnya (S29:69)
2.2. Membohongkan sebahagian yang dibawa Rosul.
2.3. Membenci Rosul juga membenci yang dicintai Rosul, contoh yg Rosul cintai: Ulama dan Fakir.
2.4. Diam-diam merasa Rendah beragama agama Rasul. Penangkalnya harus banyak bergaul dengan orang Sholih dan setiap dapat goncangan ingat Amantu Billah (aku beriman kepada Allah)
2.5. Malas-malasan membela Agama Rosulullah.

Wallahu’alam Bishawab

Amalan Utama Bulan Romadhon

Ramadan hari ke-6
Penceramah: Ustadz Jalalludin Asy-Syatibi
Syekh Abu Bakr dari Mesjid Nabawi berpendapat ada 5 Amalan Utama yang juga dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam:
1. Shodaqoh
2. Qiyamul Lail
3. Tilawatul Quran
4. I’tikaf
5. Ibadah Umroh

1. Shodaqoh.
memiliki huruf shod yang satu rumpun dengan Shidiq yang berarti benar. yang mana Shodaqoh sendiri artinya memberi, dilain kata Shodaaqoh artinya persaudaraan. jadi Shodaqoh secara spesifik adalah artinya “memberi sesuatu yang membuat orang (yg diberi) senang”
lain memberi lain arti dalam Bahasa arab. memberi Ilmu namanya Ta’lim, memberi Pendapat namanya Tarfahun, memberi Tenaga – Mu’asadah, memberi Harta – Infaq, memberi buka puasa – Ta’jil, memberi sesuatu (spesifik) hanya untuk sesuatu juga (ga boleh buat yang lain) namanya Waqof, memberi kepada yang tertentu, waktu tertentu dan besarnya ditentukan namanya Zakat, memberikan pada yang membutuhkan atau hibah artinya sedeqah.

2. Qiyamul Lail
minimal 1/3 malam -> Al-Muzammil
pendapat dari Ibnu Mas’ud r.a. paling baik melaksanakan Sholat Qiyamul Lail adalah saat Lailatul Qodr.
(*Anzalna artinya diturunkan sekaligus, *Nazalna artinya diturunkan berangsur2)
Lailatul Qodr dilihat dari Pendapat2 Ulama ditentukan menjadi: (dari yang paling luas)
1. bisa kapan saja
2. Bulan Romadhon (diturunkannya Al-Quran)
3. 10 hari terakhir bulan Romadhon
4. 10 hari terakhir malam ganjil bulan Romadhon
5. tanggal 23 / 27 Romadhon (HR Ibnu Abbas)

jadi yang terbaik kita melaksanakan Qiyamul Lail, setiap hari saat sepertiga malam terakhir, jika tidak mampu minimal kita laksanakan pada bulan Romadhon, jika tidak mampu juga minimal 10 hari terakhir, jika gak mampu juga minimal malam2 ganjilnya, klo susah juga paling tidak tanggal 23 dan 27nya.

3. Tilawah Quran atau lebih baiknya Tasawud bil Quran.
Tilawah yang artinya membaca dan Tasawud yang berarti berbekal diri. kewajiban kita terhadap Al-Quran adalah
1. Mengimani Al-Baqarah : 4
2. Menyimak Al-A’raf : 204 -> tidak ada kewajiban kita untuk menyimak jika itu diputar dari kaset ataupun radio, Karena arti ayatnya ‘jika dibacakan’, sedang di kaset atau CD, yang baca ga tau dimana dan kapan.
3. Membacanya dengan benar Al- Baqarah : 121 -> disini termasuk Tadabur atau memahami menghayati setiap hurufnya, kata2nya, kalimatnya, ayatnya, suratnya dan Al-Qurannya. selain tadabur disini kita juga disunahkan untuk menghapalnya (seharusnya)
4. Memahami Al-Quran -> menurut ibnu Taimiyah Fardhu ‘Ain belajar Bahasa Arab Surat Yusuf ayat 2.
5. mengkondisikan diri Al-Maidah 42-51
6. berinteraksi dengan Al-Quran
7. Mendakwahkan Al-Quran -> „sebaik2nya kalian adalah yang belajar dan mengajarkan Al-Quran“ dan khususnya belajar Quran harus mendengar dan didengar oleh gurunya seperti Rasulullah dengan Jibril.
8. berjihad menegakkan hukum Quran.

4. Itikaf
Itikaf harus dilakukan di mesjid, tipe mesjid adalah Surat At-Taubah ayat 107-109

Wallahu’alam Bishawab

Romadhon Sebagai Peningkat Iman dan Taqwa

Ramadan hari ke-5
Penceramah: Ustadz Jalalludin Asy-Syatibi
Awal ceramah, beliau berkata „berhubung Romadhon adalah Bulan dimana Al-Quran diturunkan, maka kita pakai dalil Al-Quran semua yah“ kereen..
Berpuasa itu khususnya pada bulan Romadhon berdasarkan Al Baqoroh 183-187
Berdasarkan Al Baqoroh 183
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
________________________________________
183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
Saat itu adalah saat dimana kita berlomba2 untuk mengejar amal kebaikan „Fastabiqul Khoirot“ yang didalamnya ada satu malam yang lebih baik dari 1000 Bulan (Surat Al-Qodr)
(yang satu ini Hadist (Hadist Qudsi)) Bahwa Allah berfirman „aku yang akan membalasnya“
Dimulai dengan berpuasa itu adalah panggilan iman hanya puasa pertama kali disebutkan didalam Al-Quran menggunakan „ya ayyuhaladzina amanu…“
yang mana „ya ayyuhaladzina amanu…“ ini berarti kita disuruh Islam, berbeda dengan „Mu’minuun“ seperti di al-Mu’minuun „Qod af lahal mu’minuun“ yang berarti kita sudah lulus, sudah beriman.
Jadi Fungsi Puasa itu sendiri adalah untuk menaikan keimanan.
Saat Romadhon untuk menjadi Mu’minuun maka dengan (cara salah satunya) memelihara Sholat. cara memelihara Sholat adalah dengan:
1. Khusyu (Al-Baqoroh Ayat 45-46, Surat 23 Ayat 2 dan Al-Ankabut Ayat 45)
Khusyu itu paling berat, dibandingkan Puasa dan juga Zakat, contoh Zakat perintah Allah itu “itaa” tunaikan, bukan “itoo” berikan. Kuncinya Khusyu itu seperti kita menghadap ke Allah dan ini adalah sholat terakhir kita.
2. Tepat Waktu (An-nisa 103)
Tepat waktu bukan berarti awal waktu, yang dilarang adalah menangguhkan Sholat tanpa alasan syar’i. seperti Hadist Rasulullah: Sholat diawal waktu itu Ridho Allah, Sholat ditengah waktu itu Rahmat (kasih sayang) Allah, Sholat diakhir waktu itu ampunan Allah.
3. Berjama’ah (Al-Baqoroh 43)
4. di Mesjid (Surat 9 Ayat 18)
5. Menyuruh Sholat (Surat 20:132)
6. Sabar dalam menyuruh dan mengerjakan (Surat 20:132)
7. Sholat Sunnah Dari Prioritas:
– Id-en (Idul Fitri / Adha)
– Khusuf-en (Gerhana Matahari / Bulan)
– Istisqo (Sholah minta Hujan)
– Rawatib (10 maupun 12 Raka’at)
– Nawafil (Tarawih, Dhuha, Qiyamulail, Tahiyatul Masjid, dan seterusnya)
8. Sunnah2 Sholat:
– seperti Iftitah
– ayat pendek, dan seterusnya.

„ya ayyuhaladzina amanu…“ : belum tentu bertaqwa
Mu’minuun: sudah pasti bertaqwa.
Taqwa itu target, untuk meningkatkan Iman dengan jalan Wahtisaaban yang berarti menerima, mengikuti Allah itu nikmat, ikhlas krn Allah

Wallahu’alam Bishawab

Surat Al-Baqoroh

Ramadan hari ke-3
Penceramah: Uda Defiar

Surat Al-Baqoroh adalah surat yang terpanjang di dalam Al-Quran, yang berarti sapi betina. Walau konten AL-Baqoroh tidak semua berhubungan dengan sapi betina. Kalau menurut sistematis, Surat ini dibagi menjadi 5 Kategori atau 5 Perkara.
1. Statement
2. Peringatan
3. Perintah
4. Cerita para Nabi
5. Doa
الم
________________________________________
1. Alif laam miim.

Surat ini dibuka oleh Statement dari Allah Alif laaam miiim, yang mana tidak ada yang tahu artinya. Dilanjutkan hingga ayat 5 bahwa tidak ada keraguan dalam kitab ini. Lalu beriman kepada kitab ini, hal yang ghoib, Menjadikan kita orang yang beruntung.
Seperti Reward terhadap orang beriman ayat 22, apapun kehendak Allah pada ayat 117, seperti yang berjihad, yang terbunuh dijalan Allah pada ayat 154. Statement penciptaan langit, bumi, malam dan siang ayat 164-165, tentang ujian dan harus sabar ayat 155-157, 256 tidak ada paksaan dalam beragama, 286 Ujian tdk akan diberikan daripada kemampuannya dan seterusnya.

Kategori ke 2 adalah peringatan, seperti yang bisa dibaca dari ayat 8-20, tentang orang2 yang ingin membodohi Allah, juga orang2 yang menggunakan sihir, menulis kitab dst pada ayat 102, juga bagi orang yang meminum khamar dan masih berjudi pada ayat 219, dan seterusnya.

Kategori selanjutnya adalah Perintah, seperti yang bisa kita lihat pada ayat 21 dan 22, lalu suruhan untuk membuat satu ayat saja seperti pada ayat 22-23, perintah berwasiat seperti pada ayat 180- 182, perintah Puasa 183-187, perintah menyusui ayat 233, menjauhi Riba 275-278, perintah masuk islam dengan kaaffah seperti dijelaskan diayat 208, perintah untuk Sholat, Zakat, melaksanakan hukum Qishos, perintah menulis hutang, berinfaq dan seterusnya.

Kategori ke 4 adalah Cerita para Nabi. dari ayat 30 bisa kita temukan cerita nabi Adam, nabi Musa dari ayat 67, lalu nabi Daud dari ayat 246, juga bisa ditemukan cerita Nabi Ibrahim, Nabi Sulaiman dan seterusnya

Kategori terakhir adalah doa, dimana di dalam surat Al-Baqoroh ini bisa juga ditemukan doa2 para nabi dan doa2 yang baik, seperti pada ayat 67 doa Nabi Musa utk berlindung dari orang2 jahil. Lalu pada ayat 255 yang kita juga kenal dengan ayat Kursi yang sangat banyak manfaatnya, lalu 2 ayat terakhir (285-286) Al-Baqoroh yang juga sangat terkenal bahkan ada hadist Rasulullah yang mengatakan „Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan”

Secara umum banyak sekali mamfaat dari surat Al-Baqoroh ini, seperti
1. Anjuran untuk membacanya saat pindah ke rumah yang baru.
2. Salah satu surat yang menutupi kita nanti saat hari perhitungan.
3. Surat yang bisa menangkal sihir dan kejahatan ghoib.
4. Ayat terakhir Al-Baqoroh yang diturunkan bersama Al-Fatihah diturunkan langsung oleh malaikat dari langit.

Wallahu’alam Bishawab

Warung Konsuler 2017

 

PM3 Indonesia-Muenchen e.V dan KJRI Frankfurt dengan bangga mempersembahkan Warung Konsuler dan Bazaar Makanan, pada:

Tanggal dan Waktu : Sabtu, 22 April 2017, 09.00-13.00
Tempat : GSG PM3 Muenchen, Machtlfingerstr 10 1.OG, 81673, Muenchen.

Pelayanan yang diberikan pada acara warung konsuler di antaranya adalah registrasi diri/lapor diri, aplikasi penggantian/perpanjangan paspor, perubahan data, surat keterangan, legalisasi dokumen/surat kuasa, dan konsultasi kekonsuleran lainnya. Bagi masyarakat Indonesia yang berkepentingan dapat hadir pada waktunya.

Untuk mempermudah dan memperlancar pelayanan bagi Anda, mohon membawa persyaratan lengkap untuk jenis layanan yang dibutuhkan.
Informasi tentang persyaratan bisa dilihat lebih dalam di http://www.indonesia-frankfurt.de/layanan-k…/layanan-paspor/

Apabila ada pertanyaan lebih lanjut terkait pelayanan kekonsuleran dapat ditujukan ke no. telp. 069-2470980 atau email: konsulerfrankfurt@indonesia-frankfurt.de

Untuk informasi lebih lanjut tentang Bazaar bisa menghubungi Mbak Siti Richter di +49 176 70956061.

Sampai jumpa di Warung Konsuler 22.04.2017, dan jangan lupa siapkan dokumen yang dibutuhkan agar proses jadi lebih cepat.